100 Seniman Kecantikan Wajah Berlomba Dalam Ajang “International Seminar & Competition II For Permanent Make Up”

100 Seniman Kecantikan Wajah Berlomba Dalam Ajang  “International Seminar & Competition II For Permanent Make Up”

BACABALI.COM, DENPASAR- 100 seniman kecantikan wajah menunjukkan keahliannya “International Seminar & Competition II For Permanent Make Up” di Hotel Kartika Plaza Kuta Badung Bali, Kamis (9/11/2017). Acara ini digagas
Sekolah Akademi Hanju Beauty Center. 100 seniman kecantikan itu pun sangat telaten dalam empat kategori yang dilombakan, yakni Sulam Alis, Eyeliner, Bibir serta Makeup.

Owner HANJU Beauty Center, Mimy Halim, menyatakan, Bali menjadi tujuan dikarenakan animo masyarakat asing yang luar biasa datang di Pulau Seribu Pura ini. Apalagi, kecantikan wajah dalam perawatan untuk empat kategori itu cukup digandrungi di Bali. Pun juga, acara ini digelar dalam melibatkan lima negara dengan peminat perawatan wajah terbesar di Asia. Lima negara itu, ialah Indonesia, Singapore, Korea, China dan Malaysia.
“Hanju sebenanrnya berasal dari Singapore. Dan Hanju bergerak di bidang Akademi sulam dan kecantikan untuk para wanita. Perlombaan ini, diadakan untuk meningkatkan kemampuan para anak didik Hanju khususnya di Indonesia,” ucapnya, Sabtu (11/11/2017).

Ia menjelaskan, Bali menjadi tempat kedua di Indonesia. Alasannya, banyak sekali yang mengenal dan Indonesia paling terkenal dengan Balinya. Itu tidak bisa dipungkiri. Sehingga, ajang ini bisa dimanfaatkan supaya ke depannya seniman bisa eksis di ajang Internasional.
“Besar harapan kami, anak-anak Indonesia. Terutama seniman kecantikan wajah dari Indonesia bisa eksis di ajang Internasional,” jelasnya.

Di sisi lain Alis menjadi bagian dari wajah yang paling penting untuk melihat atau sebagai bentuk karakter seseorang. Karena itu, alis pun menjadi program kecantikan wajah yang paling banyak diminati. Baik bagi para seniman atau pekerja kecantikan wajah, atau pun seseorang yang berniat untuk melakukan sulam alis. Dibandingkan dengan perawatan wajah lainnya.

Owner HANJU Beauty Center, Mimy Halim, menyatakan dalam gelaran lomba “International Seminar & Competition II For Permanent Make Up” kategori sulam alis menjadi ajang paling diminati oleh para peserta, dari 100 peserta dari lima negara di Asia, yakni China, Indoensia, Singapore Malaysia dan Korea, sulam alis menjadi ajang paling diminati. Itu dikarenakan alis adalah cermin seseorang.
“Alis adalah bingkai wajah. Alis yang mencerminkan karakter seseorang,” ucapnya.

Dua hal, yang terpenting dalam menyulam alis, sambungnya, yakni penggunaan tekhnik dimensi shadding. Dua tekhnik ini digunakan untuk membuat hasil kerja dalam membentuk alis menjadi indah dan baik. Singkatnya, adalah sesuai dengan bentuk wajah seseorang yang disulam.
“Intinya, tinta masuk harus merata, tekhnik sesuai dimensi harus bagus, shadding lebih menekankan dimensi harus rapi,” ungkapnya.

Ketua Panitia ajang “International Seminar & Competition II For Permanent Make Up”, Amelia Susanti atau akrab disapa Amelia Abrowgraphy, mengaku sulam alis, diminati oleh semua orang. Sebab, kebanyakan wanita kini meminati alis yang sudah berbentuk cantik, ketimbang harus menghias setiap hari.
“Alis memang menjadi bagian yang paling penting dalam bingkai wajah kita. Karena itu, sekarang banyak wanita yang memilih untuk melakukan sulam alis, ketimbang merawat atau menghiasi setiap hari,” ungkapnya.

Dalam lomba itu sendiri, peserta menggambar di kulit sintetis berbentuk wajah menyerupai wajah manusia. Kemudian, peserta memakai pakaian disposible sesuai standar Internasional. Lalu, peserta menggambar dengan pakaian alat sulam dan tinta itu sesuai karakter wajah dari kulit sintetis.
“Mereka mengerjakan selama 120 menit atau dua jam. Dan semua akan diumumkan malam ini, disertai wisuda para peserta atau anak didik di sekolah Hanju,” bebernya. (nkk/ide/adm).

Post Comment