“Pancasila Landasan Berbangsa dan Bernegara”

“Pancasila Landasan Berbangsa dan Bernegara”

BACABALI.COM, DENPASAR-Sosialisasi Empat Pilar Anggota DPR RI, Nyoman Dhamantra kembali dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat landasan kebangsaan dan kenegaraan. Kali ini, sosialisasi dilakukan bersamaan dengan acara Reses dan Penyerapan Aspirasi, dengan tema: Berjuang Merebut Hak Bali, di Desa Pekraman Sidem Bunut, Kelurahan Cempaga, Kec. Bangli, Kab. Bangli, Sabtu (22/7/2017). Hadir dalam kesempatan tersebut Bendesa Pekraman, Ketut Tunas dan ratusan warga.

Nyoman Dhamantra, berpandangan bahwa Pancasila adalah pemersatu bangsa. “Timur Tengah selalu berperang karena mereka tidak punya Pancasila sebagai landasan hidup, dan prinsip Bhineka Tunggal Ika dalam mengatasi perbedaan, dan bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, katanya, mengawali paparanya.

Oleh sebab itu, menurut Dhamantra, kita sebagai bangsa yang berasal dari berbagai latar belakang harus bersyukur dengan adanya NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan hidup yang menyatukan perbedaan, sejak negara ini merdeka 72 tahun lalu.

“Kita bersama pemerintah memiliki kewajiban untuk menyampaikan bahwa perbedaan jangan diartikan sebagai malapetaka. Tapi,  perbedaan adalah rahmat bagi kita semua, atau dalam konsep Bali di sebut Rwa Bhineda,” ucap Dhamantra.

Ujaran kebencian yang selama ini beredar di dunia maya, lanjut Nyoman, adalah perbuatan yang dilakukan oleh orang-orang tidak memiliki takwa dan agama, tidak memiliki suku yang beradat istiadat kuat seperti Bali. Sehingga, berjuang demi kebenaran tidak bisa dengan cara menyalahkan atau mendiskreditkan orang lain tanpa berdasarkan fakta.

Dia pun menegaskan bahwa acara yang diselenggarakan menjelang Hari Kemerdekan menjadi momentum bagi segenap hadirin, memperkuat kesadaran dan keyakinan sebagai bagian dari NKRI, baik dalam keadaan suka maupun duka. Setiap ada rintihan atau jeritan masyarakat, kita harus hadir dan bersolidaritas di tengah masyarakat.

Sosialisasi ini mudah-mudahan menjadi tonggak bersejarah bagi warga di desa pekraman Sidem Bunut, Kelurahan Cempaga, Bangli untuk mendukung dan membantu pemerintah daerah dalam membangun Bali.

“Sudah menjadi tugas kita bersama, khususnya para hadirin untuk membantu pemerintah dalam mensosialisasikan dan mengawal penerapan 4 pilar di tengah masyarakat. Hanya dengan begitu, kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi nasional dan kedaulatan rakyat bisa terwujud,” tandas Dhamantra, diakhir acara. (nkk)

Post Comment