Wayan Swarsa Membantah Gerakan ForBali Dikatakan Separatis Oleh Tokoh Nasional

Wayan Swarsa Membantah Gerakan ForBali Dikatakan Separatis Oleh Tokoh Nasional

BACABALI.COM, DENPASAR – Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa menggelar konfrensi PERS pada hari Kamis 15 September 2016 di Wantilan Pura Gajah Sesetan yang di hadiri 11 Bendesa Adat Desa di antaranya : Kuta, Buduk, Sesetan, Kepaon, Pemogan, Tanjung Benoa, Seminyak, Ketewel, Pedungan, Sanur, Serangan.

Tujuannya adalah meluruskan isu-isu publik saat ini dimana gerakan ForBALI di tuduh sebagai gerakan separatis, tidak memiliki jiwa nasionalis dan tidak taat UUD 1945.

HAL itu langsung di tampik oleh Bendesa Adat Kuta “itu tidak benar karena kami tidak seperti apa yang di tuduhkan di dalam jiwa kami semua memilik jiwa nasionalis terbukti di Bali ada Hukum Adat Desa Awig-Awig Desa Adat dan di dalam Awig-Awig tersebut ada Patitis Lan Pamikukuh yang arti nya Patitis adalah tujuan dan pamikukuh adalah dasar awig awig : dasar Awig-Awig sudah jelas 1. Adalah Pancasila 2.Adalah UUD 1945 dan yang 3.Adalah Kesatuan NKRI jadi salah besar jika mengatakan masyarakat bali adalah separatis tidak nasionalis dan tidak patuh terhadap UUD 1945 dan Pancasila”tegas Wayan Swarsa Bendesa Adat Kuta (15/9/2016).

Wayan Swarsa juga menambahkan seharusnya sebagai seorang pemimpin bisa melihat langsung , bisa mendengar langsung , dan mempertimbangkan dengan benar baru mengeluarkan dalam suatu keputusan atau statemen bicara di publik dan yang lain.
(Jeffry).

One thought on “Wayan Swarsa Membantah Gerakan ForBali Dikatakan Separatis Oleh Tokoh Nasional

  1. Dekjun Sesetan · Edit

    Dari Sesetan Kami Melawan..ribuan pahlawan telah gugur didepan Pura Gajah Sesetan dahulu, malu bila kami para pemuda tidak bisa meneladani beliau yg telah mengorbankan nyawa hingga kita di Bali bisa merdeka

    Reply

Post Comment